Microsoft Stop Produksi Kinect,Kenapa?

Stop Produksi Kinect

Sempat tak jelas kabarnya selama beberapa tahun, Microsoft kini telah memastikan nasib Kinect. Produksi perangkat motion detecting camera itu sudah dihentikan dan tak akan dijual lagi, begitu Microsoft menghabiskan stok yang tersisa. Riwayatnya pun tamat sudah.

Hal tersebut disampaikan oleh GM of Xbox Devices Marketing Microsoft, Matthew Lapsen, dalam sebuah wawancara dengan Fast Co Design.

“Saat kami memperkenalkan Xbox One, kami merancanganya untuk menyajikan pengalaman terbaik. Itulah tujuan kami,” ujar Lapsen. “Dan seperti peluncuran produk lainnya, kami terus memonitor, belajar, dan menyesuaikan diri,” imbuhnya.

Pertama kali diperkenalkan pada November 2010, Kinect adalah aksesori untuk konsol game Microsoft Xbox 360 yang juga sempat dibundel dengan konsol berikutnya, Xbox One. Namun pada 2014, Microsoft memutuskan untuk tak lagi membundel untuk menurunkan harga jual Xbox One. Sejak itulah nasibnya tak jelas.

Kinect menggunakan teknologi kamera depth-sensing yang bisa mendeteksi gerakan tubuh pengguna untuk mengendalikan game. Ada juga mikrofon untuk menangkap suara, sehingga bisa digunakan untuk video chatting.

Konsep unik yang disajikan ini sempat membuatnya populer di awal kiprahnya. Kinect terjual satu juta unit hanya dalam sepuluh hari pertama sejak melakukan debut di pasar. Berbagai judul game populer seperti Fruit Ninja dan Dance Central memberikan dukungan.

Namun, sebagaimana dirangkum lambat laun jumlah game yang mendukung pemakaian Kinect semakin sedikit. Popularitasnya pun meredup sehingga Microsoft akhirnya mengambil keputusan untuk mengakhiri penjualan.

Meski begitu, ia bisa dibilang merupakan salah satu pelopor yang mempopulerkan penggunaan teknologi depth-sensing. Kamera pengenal wajah Face ID di iPhone X pun sebenarnya bisa dikatakan sebagai “Kinect mini”.

Di Microsoft sendiri, pengembangannya berlanjut ke Hololens yang tak hanya mampu mengenali pengguna, namun juga ruang di sekitarnya. Riwayatnya mungkin sudah tamat, tapi inspirasiyang dihasilkannya tetap hidup dan bertambah canggih.



Leave a Reply