Kode Kesalahan Umum Pada Website

Gambar diatas merupakan salah satu dari kode kesalahan yang dikirimkan oleh protokol HTTP. Ketika Anda (sebagai client, dalam prinsip client-server) mengakses ke sebuah website, webserver akan melayani, melakukan pengecekan dan mengirimkan kembali hasil dari permintaan tersebut kepada browser.

Baca juga: Perbaikan Error Syntax Unexpected Pada WordPress

Apabila hasil tidak ditemukan atau ada kesalahan konfigurasi pada server, maka hasil yang akan dikirimkan ke browser adalah kode dari kesalahan tersebut.

Lalu bagaimana jika kesalahan tersebut terjadi pada account hosting Anda ?
Berikut daftar kode kesalahan HTTP yang paling sering dijumpai dan hal yang harus dilakukan ketika Anda (sebagai pemilik website) menemukan kode kesalahan tersebut:

  • Error 401 : Unauthorized
    Status ini menyatakan bahwa pengunjung website tidak memiliki hak akses untuk folder yang diproteksi oleh password. Apabila Anda merasa ada kesalahan pada pengaturan proteksi folder, silahkan coba dicek kembali melalui menu Password Protect Directories di CPanel.
  • Error 403 : Forbidden
    Pada status 403, pengunjung sama sekali tidak dapat mengakses ke folder tujuan. Status 403 muncul disebabkan oleh kesalahan pengaturan hak akses pada folder.
    Yang harus dilakukan :
    Cek kembali hak akses dari folder tujuan. Ingat, hak akses yang normal untuk folder adalah 755 (rwxr-xr-x).
  • Error 404 : Not Found
    Status 404 menyatakan bahwa file / folder yang diminta, tidak ditemukan.
    Yang harus dilakukan :
    Pastikan file / folder sudah di-upload ke account hosting, dan pastikan nama file / folder tersebut sudah sesuai dengan nama file / folder yang akan diakses (terutama pada penggunaan huruf besar dan kecil / case-sensitive).
  • Error 406 : Not Acceptable
    Status 406 menyatakan bahwa permintaan dari browser tidak dapat dipenuhi oleh server. Anda dapat menghubungi kami apabila menemukan error ini pada account hosting yang Anda miliki.
  • Error 500 : Internal Server Error
    Status 500 menyatakan bahwa ada kesalahan konfigurasi pada account hosting.
    Yang harus dilakukan :
    Cek kembali file .htaccess pada account hosting Anda, dan pastikan setiap barisnya sudah tertulis dengan benar.
  • Error 509 : Bandwidth Limit Exceeded
    Status ini bukan status resmi dari HTTP. Menyatakan bahwa penggunaan bandwidth pada account hosting sudah melebihi quota yang ditetapkan untuk account hosting Anda.

Jika Anda minat menggunakan jasa maintenance kami silahkan hubungi segera. InsyaAllah aman dan terpercaya.

Baca juga: Kesalahan Bagi Pengguna Pemula WordPress

source: rumahweb.com



Leave a Reply