Google Tetapkan Nama Pie untuk Android 9

Android 9 Pie, adalah sistem operasi anyar yang baru saja dirilis oleh perusahaan pimpinan Sundar Pichai itu. Selain melanjutkan ciri khasnya, apa alasan mereka memilih nama Pie sebagai penerus Oreo?

“Secara keseluruhan, (pemilihan nama) ini menunjukkan tujuan yang sama yang kami usung bersama Android,” ujar Andrei Popescu, Engineering Director Google, sebagaimana detikINET kutip dari BBC, Selasa 7 Agustus, 2018.

“Kami ingin menyederhanakan user interface, kami ingin membuat penggunaannya lebih sederhana dan makin intuitif. Dan saya pikir itu semua sesuai dengan nama yang sederhana seperti Pie,” ujarnya menambahkan.

Menarik waktu mundur ke belakang, Android pertama kali menggunakan nama-nama makanan manis atau hidangan pada versi 1.5 dan diberi nama Cupcake. Menariknya, versi alpha Android justru mendapat nama kode Astro Boy.

Setelah Cupcake, Google terus konsisten dengan penamaannya itu. Donut, Eclair, Froyo, Gingerbread, Honeycomb, Ice Cream Sandwich, Jelly Bean, Kit Kat, Lollipop, Marshmallow, Nougat, hingga Oreo jadi nama-nama yang dipilih untuk sistem operasinya dari masa ke masa.

Pistachio sempat digadang-gadang menjadi nama kode bagi Android 9 setelah Huawei mengungkapkannya beberapa waktu lalu. Selain itu, Popsicle juga menjadi salah satu nama yang diperkirakan bakal diusung oleh Google lantaran wallpaper Android P yang berlatar belakang seperti es loli.

Nama-nama seperti Pineapple Cake, Pepsi, Parfait, Poptart, Pancake, serta Pumpkin Pie turut menjadi beberapa prediksi. Kini, terlepas dari segala perkiraan, Android 9 Pie resmi menjadi nama penerus dari Android Oreo.

Pembaruan yang ditawarkan sistem operasi tersebut telah dikirimkan ke pengguna Google Pixel. Selanjutnya, ponsel yang terdaftar di beta program akan segera mendapatkan update tersebut dalam waktu, meliputi Essential Phone, Oppo R15 Pro, Nokia 7 Plus, Sony Xperia XZ2, Xiaomi Mi Mix 2S, Vivo X21, dan OnePlus 6.



Leave a Reply